Dekade 90-an, gaung six sigma begitu hebat di dunia bisnis. GE sebagai salah satu ikon bisnis dalam dekade tersebut menjadi pelopor yang sangat berhasil dalam mengimplementasikan metode tersebut. Dalan perjalanan sebagai vendor automation beberapa tahun yang lalu, sebuah ironi timbul dalam penerapan six sigma, salah satunya adalah input data yang diberikan untuk six sigma adalah data manual. Data diperoleh dengan menginputkan ke dalam system oleh operator, seringkali data ‘ sedikit’ di manipulasi untuk menurunkan data down time yang sebenarnya karena kalau down time tinggi otomatis bonus akan menurun.

Bagaimana membuat six sigma menjadi kredibel dalam artian bahwa data yang diperoleh bisa diandalkan untuk analisa dan improvement? Penulis akan melanjutakan tulisan ini  minggu depan karena hari sudah larut malam..:)

 

Bintaro

Tonny Leonard